Food,  Life,  Review

CARA MENANAM KANGKUNG HIDROPONIK DI EMBER & KOTAK

Selamat pagi dunia 🙂 Meskipun diluar sana wabah pandemic masih menghadang dunia, jangan lupa tetap semangat ya meskipun di dalam rumah, banyak sekali kok kegiatan yang positive bisa dilakukan selama dirumah. Salah satunya menanam kangkung hidroponik di ember yang sudah aku terapkan selama beberapa bulan ini. Wuatz ? EMBER ? Yup. Pake kotak sterofoam juga bisa kok, berawal iseng-iseng belajar dari video di youtube, ternyata menanam kangkung ini mudah guys. Yuk mari kita intip.

Apa saja yang perlu disiapkan ?

Berikut bahan-bahan dan peralatan yang dibutuhkan :

1.) Beli Benih kangkung (minimal 6-30 biji ya untuk disebar), bisa merek apa aja, yang aku pakai sih kangkung bangkok yang cap panah merah

2.) Tisu beberapa lembar

3.) Nutrisi ab mix yang sudah dilarutkan

4.) TDS meter (opsional)

5.) 1 Ember/baskom sayur & 1 saringan baskom plastik.

Cara menanam kangkung

1.) Isi ember dengan air secukupnya, taruh saringan ember plastik, lalu lihat ketinggian air *ketinggian air cukup sambai membenam sedikit dasar di saringan, jika sampai 1/2 dari ketinggian saringan harap dikurangi ya airnya.

2.) Taruh tisu beberapa lembar untuk menutupi bolongan di baskom saringan

3.) Taburkan benih kangkung di atas tisu

4.) Taruh ember  di tempat yang teduh dulu selama semalam, keesokan harinya bisa dipindah ke tempat yang terdapat sinar matahari.

5.) Jika kangkung sudah berumur sekitar  2 minggu, baru tambahkan larutan ab mix, untuk takaran air 1 liter cukup tambahkan 5ml *kira-kira 1 tutup botol aqua, untuk 1,5 liter tambahkan 10 ml. Untuk ukuran besar nutrisi kangkung sekisar 1000ppm, bisa dilihat menggunakan tds meter untuk hasil yang lebih optimal. Kalau gak mau ya gpp.

NB : Sebaiknya proses menaburkan benih dilakukan saat sore hari, agar dalam semalam benih kangkungnya cepat semai/berkecambah.

Day 17

Ini penampakan kangkung di hari ke 17, nutrisi yang aku kasih sekisar 1000ppm. Langsung lebat banget pertumbuhannya guys. By the way kalian juga bisa cek perkembangannya dilihat dari akar, akar yang bagus akar yang putih bersih seperti di foto ini, itu ada butiran pakan lele soalnya aku kasih lele 1 biji di embernya guna memakan jentih nyamuk, di ember airnya lebih banyak ketimbang di kotak sterofoam.

Sistem Aquaponic sederhana

Kalo berbicara mengenai aquaponic tentu sistemnya berbeda dengan hidroponik, di aquaponic kita tidak memakai nutrisi ab mix dari pabrik, melainkan dari kotoran ikan yang sudah di filter, baru air yang sudah difilter mengalir ke tanaman, setelah itu air dari tanaman mengalir kembali lagi ke kolam ikan. Tentunya secara instalasi lebih membutuhkan banyak peralatan dan ember tentunya. Nah yang aku gunakan ini cara yang paling sederhana. Ini ikan lele sebagai pemakan jentik nyamuk, meskipun sebenarnya aku tetap menambahkan nutrisi ab mix agar pertumbuhan dari nutrisi tetap terjaga dan lebih optimal agar cepat panen. Kelemahannya lebih gampang kotor, kalo uda kotor banget biasanya langsung aku ganti airnya.

Perbedaan menanam kangkung di kotak dan baskom

Tentunya berbeda hasilnya karena pengaruh di luas lebar tempatnya, kalo makin lebar ya makin banyak benih yang bisa ditanam, makin lebat juga hasilnya. Perbedaanya jika di kotak sterofoam aku lapisin lagi sama plastic warna hitam, agar nutrisi nya tidak lumutan di kotak sterofoamnya. Bisa pakai plastic warna yang terang juga ga masalah yang penting melapisi si kotak. Untuk hasil kalo dibedain kangkung yang aku tanam di kotak tentunya jauh lebih lebat ketimbang yang di ember karena secara ukuran dan luasnya juga berbeda. Dari segi air mana yang lebih hemat masih hematan di kotak soalnya di ember yang aku gunain ini mesti banyak airnya. Mending pake baskom yang emang buat sayur seperti ini :

source pic : Pertanianku

Pakai baskom kecil model gini lebih ringkes dan mudah ditemukan tentunya. Hemat tempat juga. Di usia yang sudah mendekati masa panennya akan banyak hama yang menghampiri(masa panen kangkung relatif cepat dalam kurun waktu 20-25hari sudah bisa dipanen). Hamanya macem-macem, yang aku lagi alami adalah hama kutu kebul alias kutu putih, which is bahaya banget bisa ngaruh ke pertumbuhan kangkungnya. Solusinya sih bisa dipakein dari air fermentasi dari nasi atau kalau nemu langsung disingkirkan. Aku masih nyoba-nyoba cari cara juga, sharing dong di komen buat yang tahu cara mengatasi kutu kebul.

Final result


Hehe maap untuk hasil fotonya seadanya aja pake kamera hape soalnya boro-boro ngambil kamera udah kelaperan akhirnya habis duluan si kangkung hasil dari ember dan baskom. Menurutku ada suatu ‘kebanggaan & kebahagiaan sendiri’ di saat kita menanam sampai tahap panen, dan memasaknya hingga terhidang di meja makan. Bahagianya beda banget dari rasa saat kamu habis beli tas/baju branded, gak bisa dibandingin. Nahh.. dari segi rasa tentunya beda banget dari kangkung yang biasa aku makan dari tukang sayur, supermarket, ataupun pasar. Rasa kangkung hidroponik ini jauh lebih manis dan crunchy, daunnya lebih lembut dan batangnya lebih mudah digigit, jadi semuanya bisa aku makan deh gak mau sampe sisa rugi banget soalnya ENAK Ya Allah.. Alhamdulillah. Mau dibikin plecing, ditumis, direbus, semua enak. Biasanya kalau di kangkung biasa kan batangnya aku ogah makan soalnya keras hehe.

Dari dalam hati kenapa gak dari dulu ya tahu beginian, dulu emak susah-susah nyari kangkung yang mirip kaya gini rasanya namanya kangkung lombok bela-belain dateng subuh-subuh ke pasar biar kedapetan, itupun kadang karena stock ga ada ya tetep ga ada, dan ternyata kangkung yang dulu diidam-idamkan itu bisa aku tanam sendiri dirumah bahkan rasanya lebih UENAK *sujud syukur. Meskipun ya untuk mendapatkan hasilnya mesti nunggu sabar *20hari, dan ada saja cobaan yang menghadang seperti hama, kadang karena aku kesal ya sudah aku panen duluan saja ketimbang di makan hama. Sebelnya karena masalah hama aja, tapi wajar sih ini karena namanya juga saat kita bertani/bercocok tanam, ujian yang kita akan hadapi adalah mengatasi hama saat sayur mulai mendekati masa panen *cobaan petani hiks.

Anyway sekian post kali ini.

Semoga bisa bermanfaat untuk teman-teman yang ingin menanam kangkung dirumah.

Sharing di komen dong bagi yang udah pernah atau yang pengen tanya boleh banget

Thank you for reading

xoxo

 

16 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *