Health

Amandel

Selama ini yang namanya kehidupan pasti setiap orang mengalami tekanan stress di dalam kehidupan ini. Aku ini yang punya penyakit amandel ini selalu pengennya yang pedaz” and yang enak-enak alias es krim, snack chiki, pizza hut.
Namun tepat pada tgl 10/10/2012 hari Rabo terakhir aku habis makan” beef burger sebanyak 2 biji di Mc’Donald bersama temanku.

HHaaammmmm …. nyam nyam nyam 
Dengan rasa kecewa merasakan burger yang tidak seenak bayanganku.
Esoknya tgl 11/10/2012 hari Kamis amandelku yang kiri langsung membengkak, besar banget sampai muncul tonjolan di leherku. Saat itu aku belum mau menyikapinya dengan minum antibiotik (takut antibodiku akan melemah) coz seminggu yg lalu baru saja aku sembuh sehabis minum 2 pepel antibiotik.
Kali ini aku menyikapinya dengan minum segelaz rebusan daun sambiloto. Agak manjur juga, bengkakku di kerongkongan mereda, namun tidak untuk tonjolan di leherku.
Keesokan harinya  tgl 11/10/2012 hari Jum’at aku bangun, panasku langsung tinggi 39,5 derajat Celcius. Cepat” aku minum daun ketulupan, air mengkudu, kumur air garam, semua resep herbal kucoba namun panas tak kunjung turun. Turun hanya sebentar selama 30 menit lalu untuk berikutnya panasku meninggi lagi. Baru akhirnya sorenya aku minum antibiotik. 
Keesokannya panasku  tgl 12/10/2012 hari Sabtu sudah 38  derajat Celcius. Tapi tetap saja, masih tinggi. Dadaku sesak. Rasanya sengsaraaa sekali. Sangat kusesali ajakan temannku yg merengek untuk ikut ke Mc’D hanya untuk menikmati 2 buah burger yg ternyata mendatangkan malapetaka kepadaku. Ya Allah … benar” Siksaan betul bagiku.
Beruntung pas hari minggu aku langsung searching di Google obat ampuh untuk amandel. Kubeli saja Lamandel untuk menyikapi siksaan penyakit ini di toko online. Hari ini panasku masih 38 derajat Celcius. Aku masih tersiksa.
Namun setelah  tgl 13/10/2012 hari Senin Mamaku membelinya di Apotik Qitta di Denpasar. Harganya yg sachetan 1 kotak Rp 18.500 isi 12 sachet. Saat meminumnya rasanya enak. Nafsu makanku yang gak karuan terobati dan bengkakku serta demamku berangsur-angsur menghilang. Aku juga membeli Lamandel yg botolan di toko online. 
Akhirnya selama seminggu aku gak masuk kuliah. Cuma hari Rabo saja aku masuk untuk presentasi lalu sehabisnya pulang lagi dengan kepala pusinggg banget dan badan basah karena keringat dingin (maklum sehabis demam tinggi pasti akan mengeluarkan keringat dingin terus)
Sudah rasnya kapok! KAPOK! KAPOOOKK!!! Ku tak mau mengalaminya lagi.
Kutulis daftar” keinginan bodohku seperti : makan es krim, shin ram yun, burger, pizza hut, chiki, etc.etc….. di sobekan kertas kecil, kutaruh di atas piring, lalu kubakar semuanyaa… 
HA HA HA HA HA HA HA
Sampai semua jadi abu. Lalu kubawa piring berisi abu” keinginan bodohku (My stupid wishes) menuju atap rumahku. Anginnya disana sangat kencang lalu … Huffttttttttt …. kutiup abu itu ke udara.
Goodbye My Stupid Wishes .. I never wish u again!!
Abu itu berterbangan bagaikan debu yang menyebar.
Sangat indah. Sangat dramatis. 
Aku merasa leaving my “Old” Me yg selalu merujuk untuk memakan makanan” racun itu. Setelah membakarnya, aku merasa hati & otakku PLONG. Rasanya BEBAS dan SANGAT HAPPY!
Mulai sekarang aku akan menjadi pribadi baru yg lebih baik, dan meninggalkan kebiasaan burukku.
Yapp .. That’s it.. 
That’s all about my Diary Amandelku.
Penyakit Amandel ini akan kuoperasi setelah aku punya uang dari hasil kerja kerasku. Semoga aku cepat sukses .. AMin amin ya robbal ‘alamin 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...